Afif Shaquil Anwar

15230887 - 15.6B.07

Cloud Computing

  • Layanan penyediaan sumber daya IT (seperti server, penyimpanan, dan aplikasi) secara on-demand melalui internet dengan sistem pembayaran sesuai pemakaian (pay-as-you-go)

IaaS (Infrastructure as a Service)

  • Layanan yang menyediakan akses ke fitur jejaring, komputer (virtual atau perangkat keras khusus), dan ruang penyimpanan data

PaaS (Platform as a Service)

  • Layanan yang menyediakan kerangka kerja bagi pengembang agar mereka dapat fokus membangun dan menjalankan aplikasi tanpa harus mengelola infrastruktur dasarnya

SaaS (Software as a Service)

  • Produk perangkat lunak yang dijalankan dan dikelola sepenuhnya oleh penyedia layanan

Perbedaan Kendali (Control) & Contohnya

 

ModelTingkat Kendali PenggunaContoh Penggunaan
IaaSSangat Tinggi. Kamu mengelola OS, runtime, hingga aplikasi.Menyewa VPS di Linode atau AWS EC2 untuk hosting web kustom.
PaaSMenengah. Kamu hanya fokus pada kode aplikasi dan data.Deploy aplikasi Flutter/Node.js ke Google App Engine atau Heroku.
SaaSRendah. Kamu hanya sebagai pengguna akhir (end-user).Menggunakan Microsoft 365, Slack, atau Canva.

Model Hybrid Cloud

Definisi: Hybrid Cloud adalah lingkungan komputasi yang menghubungkan Private Cloud (milik internal perusahaan) dengan Public Cloud (pihak ketiga) agar keduanya bisa saling berbagi data dan aplikasi

Skenario Nyata: Sebuah perusahaan besar seperti Netflix atau e-commerce besar mungkin menggunakan model ini. Mereka menyimpan data profil pelanggan dan transaksi keuangan di Private Cloud (demi keamanan dan regulasi), namun menggunakan Public Cloud (seperti AWS) untuk menangani lonjakan trafik saat ada rilis film baru atau flash sale, karena Public Cloud jauh lebih mudah untuk di-scale secara instan

Risiko & Tantangan Migrasi ke Cloud

  • Keamanan Data: Risiko kebocoran data saat proses transfer atau karena kesalahan konfigurasi izin akses (IAM) di sisi cloud

  • Downtime saat Migrasi: Tantangan teknis untuk memastikan operasional perusahaan tidak terganggu (zero downtime) saat memindahkan database yang sangat besar ke server baru

  • Biaya Tak Terduga: Jika tidak dipantau, biaya penggunaan cloud bisa membengkak (overspending) karena penggunaan resource yang tidak efisien atau lupa mematikan instans yang tidak terpakai

Referensi:

Amazon Web Services (AWS): “Apa itu Komputasi Awan?” – https://aws.amazon.com/id/what-is-cloud-computing/

Microsoft Azure: “IaaS vs PaaS vs SaaS” – https://azure.microsoft.com/id-id/resources/cloud-computing-dictionary/iaas-paas-saas/

Google Cloud: “What is Hybrid Cloud?” – https://cloud.google.com/learn/what-is-hybrid-cloud

IBM Cloud Education: “Cloud Migration” – https://www.ibm.com/topics/cloud-migration